Daftar Isi
Menyambung kendaraan listrik ke charger saat hendak beristirahat memang praktis, tetapi tidak sedikit pemilik rumah mengira cukup menancapkan kabel ke stop kontak dinding. Faktanya, charging station rumahan—terutama yang beroperasi di malam hari—wajib tercatat dalam Nomor Induk Data Instalasi (NIDI) dan memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) agar aman secara hukum maupun teknis. Prosesnya tidak rumit selama dokumen dan kondisi instalasi listrik sudah sesuai Permen ESDM No. 52 Tahun 2021 serta PUIL 2011.
Pentingnya NIDI dan SLO Sebelum Charge Malam Hari
UU No. 30 Tahun 2009 menegaskan bahwa setiap instalasi listrik—termasuk infrastructure charging—hanya boleh dioperasikan setelah Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) menerbitkan SLO. Untuk bisa mengajukan SLO, data teknis harus tercatat dulu di NIDI Register melalui instalatir resmi. Tanpa dua dokumen ini, PLN berhak menolak penambahan daya, asuransi bisa menolak klaim kebakaran, dan Anda berisiko membayar denda administratif saat inspeksi mendadak terjadi.
Apa Bedanya NIDI dengan SLO?
NIDI adalah identitas instalasi; SLO adalah izin operasi. NIDI diterbitkan oleh instalatir terdaftar Kementerian ESDM setelah memastikan kabel, pengaman, dan pembebanan sudah sesuai spesifikasi. SLO dikeluarkan LIT setelah audit lapangan membuktikan instalasi laik pakai. Keduanya harus lengkap sebelum wallbox 7 kW atau 11 kW dipasang di garasi.
Langkah Aman Menambah Daya untuk Charger EV
Langkah pertama tentukan kapasitas charger yang diinginkan. Kebutuhan 7 kW (32 A) berarti beban puncak rumah minimal bertambah 32 A. Jika MCB utama masih 10 A, Anda perlu upgrade ke 25 A atau 32 A—bergantung pada kabel dan transformator distribusi. Kami akan bantu hitung pembebanan, lalu mengajukan NIDI untuk instalasi baru. Setelah NIDI keluar, data teknis termasuk spesifikasi grounding, jenis kabel NYM 3×6 mm², dan lokasi panel akan diunggah ke sistem. Baru setelah itu LIT bisa jadwalkan audit untuk SLO.
Proses NIDI umumnya 3–7 hari kerja, SLO 4–10 hari kerja. Keterlambatan paling sering terjadi karena nilai tahanan tanah >5 ohm sehingga harus dipasang elektroda grounding tambahan. Kasus lain, gambar single line diagram tidak mencantumkan kemampuan interrupting MCB, maka LIT meminta revisi. Kami biasanya sertakan checklist teknis sebelum pengajuan agar tidak bolak-balik revisi dokumen.
Pilih Peralatan Sesuai SNI dan IEC
Charger yang dipakai harus memiliki sertifikat SNI 04-6189 atau IEC 61851-1. Fitur residual current protection tipe B wajib ada agar arus bocor DC maupun AC bisa terdeteksi. Jangan tergiur adaptor murah tanpa proteksi; kegagalan contactor bisa menyebabkan arc fault saat malam—ketika Anda tertidur. Selain itu, gunakan MCB 2-pole dengan kemampuan breaking minimal 6 kA agar arus short circuit bisa diputus sempurna.
Charge Malam Hari Lebih Hemat Lewat Tarif Kategori Khusus
PLN menerapkan tarif kendaraan listrik sebesar 1.444,70 per kWh (Rp) untuk rumah tangga. Tarif ini lebih rendah daripada blok 3B ke atas, asalkan meteran sudah diganti ke smart kWh prabayar. Anda bisa memanfaatkan timer untuk mulai charging pukul 22.00–02.00 ketika beban puncak turun; efisiensi transformasi distribusi lebih baik sehingga tidak ada kehilangan daya signifikan. Jangan lupa untuk memasukkan data perubahan tarif ke PLN Mobile setelah SLO terbit agar tagihan langsung mengikuti skema baru.
Jika Anda ingin memastikan dokumen dan instalasi sudah siap sebelum diajukan ke LIT, Anda bisa konsultasi gratis terlebih dahulu dengan tim kami melalui WhatsApp: +6281373732326.
Risiko Charge Tanpa SLO
Sebuah rumah di kawasan Tangerang mengalami kebakaran ringan kabel charger karena grounding tidak memenuhi PUI 2011; asuransi menolak klaim karena pemilik tidak bisa menunjukkan SLO. Di Semarang, pengusaha kos-kosan dipakai PLN membayar denda Rp 15 juta karena menambah beban 11 kW tanpa melapor. Kasus ini menunjukkan bahwa biaya pemasangan ulang dan denda jauh lebih mahal daripada mengurus NIDI dan SLO sejak awal. Selain itu, tanpa SLO Anda tidak bisa mengajukan penambahan daya bersubsidi; artinya, jika suatu saat ingin pasang solar panel, prosesnya akan tertahan.
Pertanyaan Umum tentang Charge EV dan SLO
Apakah SLO wajib untuk charger 3 kW? Ya. Ketentuan SLO mengikuti jenis instalasi, bukan hanya kapasitas daya. Instalasi tetap masuk kategori infrastructure charging yang harus laik operasi.
Bisa tidak NIDI diurus untuk instalasi lama yang belum tercatat? Bisa, asalkan ada instalatir resmi yang mau melakukan supervisi. Setelah kami audit ulang, data baru dimasukkan ke NIDI Register.
Apakah proses SLO lebih lama untuk genset cadangan? Untuk bangunan dengan charger dan genset, SLO tetap 4–10 hari kerja, namun LIT akan mengecek kemampuan transfer switch agar tidak terjadi backfeed.
Bagaimana jika nomor NIDI/SLO tidak muncul di PLN Mobile? Biasanya karena kesalahan spasi atau titik. Copy-paste langsung dari PDF hasil scan; jangan diketik manual.
Mengurus NIDI dan SLO memang tampilan birokratis, namun manfaatnya nyata: keamanan keluarga, kelancaran klaim asuransi, serta akses tarif kendaraan listrik yang lebih rendah. Proses akan lebih cepat bila Anda menyiapkan gambar instalasi, spesifikasi peralatan, dan mengikuti checklist teknis yang kami berikan. Jika Anda masih ragu harus mulai dari mana, cukup kirimkan detail instalasi melalui WhatsApp: +6281373732326, dan kami akan bantu susun langkah pengurusan SLO/NIDI yang paling efisien untuk kondisi Anda.
